Kamis, 20 April 2017

Penerbit buku digital indonesia

penerbit buku digital indonesia

Awalnya, karena mendapat tugas di mata kuliah Ekonomi Industri Media Massa, dan harus mencari informasi tentang perkembangan eBook di Indonesia. Setelah mencari-cari, ternyata kurang lengkap..:( karena memang, eBook sendiri masih terbilang baru di Indonesia. Saya yakin, kebanyakan dari masyarakat Indonesia yang menggunakan eBook, lebih banyak menggunakan layanan eBook dari luar.

Ini, ada informasi dari berbagai sumber yang saya compile dari berbagai sumber, supaya memudahkan pembaca untuk memahami eBook secara komprehensif. Have nice to read..:)


Perkembangan Industri Ebook di dunia
Sebelum berbicara lebih jauh tentang eBook, sebenarnya apa pengertian dari eBook itu sendiri? Secara sederhana eBook dapat diartikan sebagai buku elektronik atau buku digital. Buku elektronik adalah versi digital yang umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang berisi teks atau gambar. Biasanya dalam format teks polos,*pdf, *jpeg, *lit, dan *html.

Sejarah penemuan eBook, merupakan sebuah ketidak sengajaan Michael S. Hart ketika ingin memuat deklarasi pendirian Amerika Serikat yang dimuat lewat mesin teletype dan ingin memuatnya via email, ternyata tidak bisa. Karena ingin menghindari tabrakan sistem akhirnya dia mendownload secara individual. Dari sinilah cikal bakal proyek Gutenberg, yang kemudian berdiri sendiri. Hingga tahun 1987, dia telah memuat 313 buku dalam penemuannya ini. Kemudian, dengan bantuan teman-temannya terbentuklah eBook.[1]

Proyek perkembangan eBook yang berhasil seperti Proyek Guttenberg, arXiv, dan The Million Book Project. Proyek Guttenberg merupakan layanan buku digital terbesar dan tertua yang mendukung free eBook. Ada lebih dari 25.000 buku digital dalam katalog onlinenya. (www.gutenberg.org). Sedangkan arXiv merupakan layanan buku digital yang ada di Universitas Cornell. Memberi akses terbuka terhadap 368.128 referensi elektronik dalam bidang fisika, matematika, sains komputer, dan biologi kuantitatif. Sedangkan The Million Book Project dikembangkan oleh Universal Library, sebuah perpustakaan digital dengan dipelopori oleh Universitas Crnegie Mellon di AS, Universitas Zheziang di China, Institute Sains di India, dan perpustakaan Alexandria.[2]

Jika ditelusuri lebih mendalam, ebook merupakan salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi dalam bentuk yang lebih ringkas dan dinamis. Ebook mampu mengintegrasikan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disampaikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional.

Berdasar jenisnya, ebook yang paling sederhana adalah yang hanya sekedar memindahkan buku konvensional ke dalam bentuk elektronik. Kenapa ebook menjadi lebih ringkas? Karena ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping cakra padat (compact disk) dengan kapasitas sekitar 700 MB, DVD berkapasitas 4,7 sampai 8,5 GB, maupun Flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai dengan 32 GB). Sedangkan bentuk yang lebih kompleks misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britanica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan eBook menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie, dan unsur multimedia lainnya.

Buku elektronik juga sebagai versi digital dari buku.[3] Dengan buku elektronik, tidak perlu lagi dibutuhkan kertas untuk menghasilkan bacaan. Oleh karenanya, perlu dibuat aplikasi buku elektronik berbasis web yang mendukung konversi dokumen *.doc  menjadi *.pdf. Dengan aplikasi ini, pembaca dokumen dapat membaca dengan efisien dan praktis.

eBook biasanya diterbitkan dengan salah satu cara dari dua cara seperti: Pertama, buku yang telah dicetak pada kertas kemudian diubah menjadi format eBook. Dengan semakin populernya eBook reader, maka semakin banyak buku cetak yang juga diterbitkan dan dijual dalam format digital (eBook).  Kedua, eBook yang memang dibuat oleh individu untuk keperluan pribadi maupun untuk tujuan komersial. Sejak pengguna internet berkembang dengan pesat, maka banyak orang yang berbagi pengetahuan dengan menggunakan eBook. Kelebihan utama dari eBook adalah kita bisa membaca pengetahuan dari orang-orang yang tidak memiliki akses untuk menerbitkan pengetahuannya dalam bentuk buku cetak.  

eBook sendiri terdiri dari banyak format (ada lebih dari 25 format) tetapi yang populer diantaranya adalah : EPUB, PRC/Mobi (format Mobipocket), AZW (format Amazon Kindle) dan tentu saja PDF (Portable Document Format).[4]

Membahas tentang eBook, tak terlepas dari perkembangan eBook reader, keduanya saling berkaitan.  eBook reader merupakan peralatan elektronik yang digunakan untuk membaca eBook. Apa perbedaan eBook reader dengan iPhone atau Laptop? eBook reader menggunakan teknologi khusus yang disebut E-Ink. E-Ink atau E-Paper adalah nama yang digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana sistem kerja eBook reader. Teknologi ini mampu mendisplay teks dan gambar secara bersamaan seperti halnya tampilan pada kertas atau koran.[5]

Apakah keberadaan ini menggeser perkembangan Buku konvensional?

Terlalu dini memang, jika mengatakan posisi eBook telah menggeser industri perbukuan di Indonesia. Sedangkan yang terjadi di AS menurut data pada Association of American Publisher pada bulan Februari tahun 2011 total penjualan eBook mencapai US$ 90,3 juta. Kondisi ini menjadikan buku digital sebagai format tunggal terbesar di AS untuk pertama kalinya, mengambil alih buku bersampul yang hanya mencetak perjualam US$ 81,2 juta. Tidak hanya itu, pasar eBook di Amerika mengalami pertumbuhan 202,3 persen dalam penjualan Februari dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu (2010).

Di Indonesia saat ini, sumber buku elektronik yang legal belumlah banyak, antara lain dirilis oleh Kementrian Pendidikan Nasional dengan dibukanya Buku Sekolah Elektronik (BSE). BSE adalah buku elektronik legal dengan lisensi terbuka yang meliputi buku teks mulai dari tingkatan dasar sampai lanjut.[6]

Untuk mengetahui struktur pasar eBook di Indonesia memang agak sulit, karena pasarnya sendiri masih dalam tahap awal perkembangan. Dari sekian banyak pengguna eBook di Indonesia, lebih banyak menggunakan penyedia layanan eBook dari luar diandingkan dengan yang tersedia di Indonesia.

Anyway, eBook telah berhasil menjadi sarana alternatif bagi para penulis untuk bisa membagi ilmunya. Tidak lagi terbatas dengan selera penerbit yang biasanya berlandaskan hitung-hitungan untung rugi. Sehingga, eBook menciptakan counter hegemoni atas pemilik modal (penerbit-penerbit besar).

Cara meng-instal aplikasi CALIBRE

Langkah pertama adalah install dahulu Calibrenya.Buka terminal dan ketikkan sudo apt-get install calibre
Selection_001
Kemudian dilanjutkan ketik Y dan Enter
Selection_002
Selesai.Berikut ini menu utama Calibre
Selection_003
Langkah selanjunya siapkan file pdf yang akan kita buat menjadi file .epub. Kalau sudah, pada Calibre klik menu Add books. Dan cari file PDFnya.
Selection_004
Langkah selanjutnya adalah klik judul ebooknya dan klik menu Convert books
Selection_005
Anda dapat memberikan nama autornya sebelum menconvertnya, kalau sudah klik OK
Selection_006
Sekarang file PDF tadi sudah berubah menjadi EPUB.Klik 2x titlenya untuk melihat tampilan EPUBnya.
Selection_007
Lokasi file EPUB ada didalam folder Calibre Library
Selection_008

Cara instal aplikasi SIGIL

Cara Mengintal Sigil
pertama anda download sigil-nya sesuai dengan os windows yang anda gunakan karena ada beberapa versi untuk sigil sendiri.
Silahkan install aplikasinya dengan cara mengikuti langkah-langkah berikut;
Double klik file sigil yang sudah anda download (sebelumnya taruh file instalan sigil di ektensi local disk:D jangan anda taruh di C), jika sudah klik yes
Kemuidian klik next

Setelah itu pilih “ I accept the agreement ” kemudian klik Next

Kemudian klik next lagi

Setelah itu beri tanda ceklis (√) pada “assodate ebook files with sigil”,  kemudian klik next

Kemudian klik next lagi

Setelah itu langkah selanjutnya kita klik instal, kemudian tuggu hingga proses instalasi selesai

Langkaah terakhir yang sangat kita tunggu-tunggu klik finish


Selesai, sigil sudah siap digunakan untuk membuat buku digital

Jenis-jenis format buku digital dan keterangannya

Format Buku Digital


1. AZW– Amazon World. Sebuah format proprietary Amazon, yang menyerupai format MOBI kadang-kadang dengan dan kadang- kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management (DRM). DRM pada format ini dikhususkan untuk Kindle Amazon.

2. EPUB– Electronic Publication. Format terbuka didefinisikan oleh Forum Open digital book dari International Digital Publishing Forum (idpf). EPUB mengacu kepada standar XHTML dan XML. Ini adalah standar yang sedang berkembang.

Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF, Adobe, Barnes & Noble, dan Apple, masing-masing memiliki DRM mereka sendiri. Format tersebut tidak kompatibel antara satu dengan yang  lainnya. Saat ini sudah ada versi terbaru yaitu ePub 3,  tetapi belum digunakan secara luas.

3. KF8- Format Kindle Fire dari Amazon. Hal ini pada dasarnya  sama dengan prinsip ePub yang disusun dalam pembungkus Palm File Database (PDB) dengan Digital Right Management (DRM) milik Amazon.

4. MOBI– Format MobiPocket, ditampilkan menggunakan perangkat lunak membaca sendiri. MobiPocket tersedia pada hampir semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm, doc, Html, OCF, Pdf, Rtf, dan Txt file  ke format ini. Kindle menampilkan format mobipocket juga.

5. PDB- Palm File Database. Dapat menyertakan beberapa format buku digital yang berbeda, yang ditujukan untuk perangkat berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat PalmDOC (AportisDoc) dan format eReader juga.

6. PDF- Portable Document Format yang diciptakan oleh Adobe untuk produk Acrobat mereka. Format ini secara tidak langsung merupakan format yang digunakan untuk pertukaran dokumen. Dukungan perangkat lunak untuk format ini hampir mencakupi semua platform komputer dan perangkat genggam. 

Beberapa perangkat memiliki masalah dengan PDF karena kebanyakan konten yang tersedia akan ditampilkan baik untuk format A4 atau surat, yang keduanya tidak mudah dibaca ketika diperkecil   sesuai layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital dapat menyusun ulang tampilan beberapa dokumen PDF, termasuk Sony PRS505, untuk mengakomodasi layar kecil.

Cara membuat file Pdf sangat mudah sekali, anda bisa membuatnya baik secara online atau offline. Kabar gembiranya saya akan memberitahu anda bagaimana cara membuat file Pdf dengan kualitas yang super bagus. Dan anda bisa membaca nya pada artikel "Cara membuat file Pdf".

Namun perlu di ingat juga, biasanya ukuran file Pdf sangat besar. Dan anda harus memperkecilnya untuk menghemat memori komputer atau smartphone. Silahkan baca juga cara memperkecil ukuran file PDF

7. PRC- Palm Resource File, Sering menyertakan alat baca Mobipocket tetapi kadang-kadang menyertakan eReader atau alat baca AportisDoc.

8. HTML- Hyper Text Markup Language adalah tulang punggung dari World Wide Web. Banyak teks yang didistribusikan dalam format ini. Selain itu, beberapa pembaca e-book mendukung Cascading Style Sheets (CSS) yang pada dasarnya gayautama panduan  untuk halaman HTML.

9. CHM- Compressed HTML, sering digunakan untuk file bantuan Windows. Hal ini telah menjadi sangat populer untuk distribusi teks dan bahan pendukung lainnya melalui Web.

10. XHTML- versi khusus dari HTML dirancang agar sesuai dengan aturan konstruksi XML. Ini adalah format standar untuk data epub.

11. XML- tujuan umum markup language untuk pertukaran data. Dalam konteks digital book umumnya terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun beberapa format lain yang telah ditetapkan.

Pengertian buku digital beserta fungsi dan tujuanya

Pengertian Buku Digital
Buku digital atau buku elektronik, disingkat e-book, atau ebook, adalah bentuk digital dari buku cetak. Buku cetak pada umumnya terdiri atas setumpuk kertas dijilid yang berisi teks atau teks dan atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang dapat berisi teks, gambar, audio, video.


Fungsi Buku Digital

a. Sebagai salah satu alternatif media belajar.
b. Berbeda dengan buku cetak, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya sehingga dapat menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
c. Sebagai media berbagi informasi.
d. Dibandingkan dengan buku cetak, buku digital dapat disebarluaskan secara lebih mudah, baik melalui media seperti website, kelas maya, email dan media digital yang lain. 
e. Seseorang dengan mudah dapat menjadi pengarang serta penerbit dari buku yang dibuatnya sendiri.


Tujuan Buku Digital

Ada beberapa tujuan pengembangan buku digital adalah sebagai berikut:
a. Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk lebih mudah berbagi informasi, dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit  untuk menerbitkan bukunya. Ia cukup berkunjung ke salah satu laman toko buku daring dan mendistribusikan bukunya secara mandiri.

b. Melindungi informasi yang disampaikan.
c. Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah, ataupun hilang, buku digital yang berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah tersebut. 
Andaikata data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari  penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada pembuat buku. baca juga sejarah perkembangan internet

d. Mempermudah proses memahami materi pelajaran.
f. Dalam perangkat lunak buku digital, Guru dapat memberikan catatan tertentu pada materi, mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, menampilkanfile multimedia (audio dan video) yang dapat diputar untuk memperkaya konten buku. Hal tersebut sangat membantu siswa memahami materi ajar dengan lebih baik dan lebih cepat.